Lights Of Heaven - AppStarting

Pages

ISI BLOG

Cara Membobol Password User Windows Dengan OPHCRACK

Kamis, 14 Juli 2011
Ophcrack adalah tool cracker password Windows gratis yang berbasis Linux Slitaz yang menggunakan ophcrack yang sudah dimodifikasi 'rainbow tabel'-nya. Ophcrack sudah dilengkapi tampilan GUI (Graphical User Interface) dan mampu berjalan di banyak platform sistem operasi. Dari flash drive USB bootable Ophcrack yang sudah dibuat, anda bisa boot ke sistem apa saja dan Ophcrack secara otomatis berjalan dan menampilkan tabel unik yang berisi user-user di Windows anda beserta passwordnya (untuk password yang bisa dicrack). Distro Linux Slitaz yang menjadi basis Ophcrack ini bisa bekerja dalam RAM dan tidak akan merubah file-file apapun dalam komputer target anda.

Untuk membobol password di Windows XP dengan Ophcrack bisa dibilang hampir 99% berhasil, sedang untuk Windows Vista/7 kurang begitu berhasil tergantung dari panjang karakter password user yang digunakan. Jika user menggunakan password maksimal 8 karakter alfanumerik, maka Ophcrack masih bisa memecahnya, namun jika lebih dari panjang dari itu atau menggunakan karakter khusus (misalnya, #, atau % atau * dll.)maka anda membutuhkan tabel tambahan yang bisa didapatkan secara komersil dari Ophcrack.

Ada dua versi Ophcrack yang dikenal, satu untuk versi Vista/7 dan satu lagi untuk XP. 

Di artikel ini, saya akan tunjukkan bagaimana membuat USB flash drive bootable dengan menggunakan file-file ISO dua LiveCD. Sewaktu OS Linux diboot, maka komputer akan mencari tabel dalam folder \tables di semua volume drive yang di-mount. Oleh karena itu, folder \tables yang ada ditiap-tiap ISO mesti diekstrak ke USB Flash drive. Artinya, ada sekitar 800MB file dalam folder \tables dan dalam file-file ISO nantinya. Untuk itu, meskipun lebih memungkinkan boot via Grub4Dos via file-file ISO diatas, tapi disini kita akan menggunakan isi file-file ISO tsb untuk mengurangi kapasitas yang dibutuhkan dalam flash drive USB sama seperti folder \tables yang juga tidak kita gunakan dalam file ISO.
  1. Download kedua file ISO Live CD disini. Pastikan anda memilih link download Live CD-nya.
  2. Dengan menggunakan WinImage atau Slysoft Virtual CloneDrive, ekstrak isi file ISO yang sudah didownload ke dalam folder seperti berikut:

C:\ophcrack\ophcrack_xp\boot      - copy folder \boot dari ISO XP disini
C:\ophcrack\tables\xp_free_small  - copy \tables\xp_free_small dari dalam ISO XP disini
C:\ophcrack\ophcrack_vista\boot  - copy folder \boot dari dalam ISO Vista disini
C:\ophcrack\tables\vista_free         - copy \tables\vista_free dari dalam ISO Vista disini
  1. Buat sebuah file "menu.lst" dengan Notepad dalam folder 'C:\ophcrack' yang isinya seperti ini:

    title OphCrack 2.3.1 Password Cracker (lowram - lebih lambat di Vista/Win7)
    find --set-root /ophcrack_xp/boot/bzImage
    kernel /ophcrack_xp/boot/bzImage rw root=/dev/null vga=normal ophcrack=lowram lang=C kmap=us screen=1024x768x16 autologin
    initrd /ophcrack_xp/boot/rootfs.gz

    title OphCrack 2.3.1 Password Cracker (untuk yang punya RAM >512MB atau lebih)
    find --set-root /ophcrack_vista/boot/bzImage
    kernel /ophcrack_vista/boot/bzImage rw root=/dev/null vga=normal  lang=C kmap=us screen=1024x768x16 autologin
    initrd /ophcrack_vista/boot/rootfs.gz 


    Password loginnya adalah 'root' (jika dibutuhkan).

  2. Jalankan tool RMPrepUSB lalu pakai setting berikut untuk flash drive USB 1GB atau lebih:
    1. MAX, 2=OphCrack, 3=MSDOS, 4=FAT32+HDD, 5=C:\ophcrack + pilih Copy Files  --> terus klik 6 Prepare Drive
  3. Klik tombol Install grub4dos dan sewaktu muncul prompt pakai opsi No=PBR lalu tekan[ Enter] untuk mengcopy file grldr (catatan: JANGAN mengklik icon close Windows yang kotak, anda mesti tekan ENTER jika tidak maka file grldr tidak akan dicopy)

    Cek dalam flash drive USB anda sudah berisi:

    folder \ophcrack_xp,
    folder \ophrack_vista,
    folder \tables,
    dua file yaitu \grldr dan \menu.lst

  4. Klik tombol Eject
Sekarang tinggal anda tes! Kalau anda mau membobol password sistem dengan RAM 1GB, pakai dulu opsi menu lowram. Tapi kalau sistemnya punya RAM lebih dari 1GB, anda bisa pakai menu opsi yang kedua yang lebih cepat.

Kalau anda punya masalah dengan metode ini, silakan kesini untuk cari tahu.

Jika muncul pesan error bahwa table tidak ditemukan, maka mungkin karena Linux tidak menemukan lokasi folder table anda.
Jika GUI OphCrack berfungsi namun anda dapat pesan error sewaktu loading table, seperti ini:
line 100: 1352 Segmentation fault Killed ophcrack -d / -t $TABLES_INLINE -w $FOUND/ -n "numcpu -o /tmp/ophcrack.txt $opts
      the passwords have been saved in /tmp/ophcrack.txt
      Press a key to exit...

coba gunakan opsi lowram (lebih lambat kalau di Vista/Win7). Anda bisa ketik 
cat /tmp/ophcrack.txt
dari console untuk melihat password yang sudah direcover.

Mungkin saja PC anda tidak punya cukup memori RAM untuk meload semua table yg ada di Ophcrack. Untuk mencegahnya, coba loading satu set table saja dulu. Misalnya jika anda ingin membobol password XP:
  1. Tekan Enter tapi jangan pilih/tekan 'n' sewaktu ada pertanyaan untuk 'Shutdown'.
  2. Jalankan shell command shell (klik icon tray yg berwarna hitam)
  3. Ketik 'ophcrack'
  4. Klik icon 'Tables', pilih 'Vista_free table entry' lalu klik tombol radio kuning untuk nonaktifkan table tersebut.
  5. Klik icon 'Load' lalu pilih 'Encrypted SAM entry', lalu arahkan ke folder yang sesuai (misalnya /mnt/sda1/WINDOWS/system32/config) lalu klik 'Choose'.
  6. Klik icon 'Crack' untuk mulai mengcrack passwordnya.


WIN7 - Ophcrack bisa membobol password di Win7 tapi bukan password yang karakternya panjang.


0 komentar:

Poskan Komentar